Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) An-Nur: Satu Jalan Merawat Islam (bagian 3)

Allah telah berjanji pada orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di Bumi…

Umur membatasi kita hidup di dunia ini, tetapi amal sholeh akan terus mengalir abadi. Menabung amal soleh bisa dilakukan dengan banyak cara. Di jaman modern ini yang penuh polusi amal soleh juga bisa dengan bertanam pohon. Kebaikan dari pohon ini bermacam jika dirawat. Daun hijaunya akan menyerap polusi Karbondioksida dan diubah menjadi Oksigen untuk napas makhluk hidup, bisa juga daun diberikan tetangga untuk makan ternak. Akarnya akan menyimpan air di tanah sehingga tanah kita lembab dan memudahkan keluar mata air dan seterusnya.

Di sana, di suatu desa di kabupaten Tuban, Jawa Timur, bernama Penambangan jejak amal soleh KH Kasan dalam bentuk Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ), salah satunya bernama TPQ An-Nur (baca juga: TPQ Al-Mubarok Sejarah Awal Pondok pesantren  Al-Mubarok, Tuban (bagian 2)). Kini tempat belajar tersebut diteruskan oleh para generasi selanjutnya. TPQ ini terletak di dapat dusun Karangrejo, desa Penambangan, kecamatan Semanding.

Masjid An-Nur Karangrejo. Foto: Laela

Perjalanan memulai suatu kebaikan membutuhkan tekad dan keberanian. Tidak jarang banyak manusia yang menolak kebaikan. Sejarah mengajarkan kita untuk pantang menyerah, Islam di awal penyebaran di musuhi karena ketidaktahuan, sejalan waktu kemudian semakin terbukti bahwa Islam sebagai rahmattililalamin (rahmat bagi alam semesta).

Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di Bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka  berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang diridhoiNYA untuk mereka, Dia benar-benar akan menukar keadaan mereka, sesudah mereka berada dalam keadaan ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembahKU dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun. Dan siapa yang kafir sesudah janji itu, maka mereka itu golongan orang-orang fasik (AN-Nur, 24:55).

Sejarah Pembangunan Masjid An-Nur

TPQ dalam proses pembangunan. Foto: Laela

Tahun 2011 awal pembangunan masjid An-Nur. Warga Karangrejo mendukung pembangunan ini karena Penambangan bagian selatan ini belum ada masjid. Dulu pernah ada musola kecil, tetapi milik pribadi suatu keluarga warga Karangrejo, terletak ke utara dari letak masjid An-Nur sekarang. Secara resmi bisa dikatakan bahwa masjid An-nur ini sebagai milik warga Karangrejo. TPQ awalnya masih menjadi satu dengan masjid. Kemudian tahun 2011 dilakukan pembangunan  perluasan. Bu Jomi, istri pak Pandes mewakafkan tanah untuk perluasan yang kemudian dibangun untuk lokasi TPQ.

TPQ Masjid An-Nur

TPQ yg berdiri pada tahun 2011 ini sebelumnya melaksanakan pembelajaran di dalam masjid. Perkembangan dari tahun ke tahun jumlah santri semakin meningkat. Hal ini menjadikan para pengurus TPQ&masjid berfikir untuk mengupayakan kegiatan pembelajaran TPQ agar lebih dapat kondusif, karena dengan terbatasnya ruang masjid untuk kegiatan pembelajaran 113 santri.

TPQ ketika masih menggunakan ruang masjid. Foto: Laela

Tahun 2019 salah satu pengurus masjid An-Nur memberikan sebagian tanah disamping masjid untuk didirikannya gedung TPQ. Sejalan dengan niatan tersebut para wali santri dan tokoh masyarakat setempat mendukung sepenuhnya untuk pembangunan gedung TPQ tersebut.

Pada 21 Pebruari 2019 penyambutan Bapak Bupati Tuban untuk menyurvei lokasi pembangunan gedung TPQ An-Nur Desa Penambangan Semanding Tuban. Adanya program pemkab Tuban dana hibah TPQ juga menjadikan para pengurus TPQ untuk bersemangat mencari dana pembangunan. Boleh dikata keberadaan masjid ini 75% swadaya masyarakat dan 25% bantuan pemkab Tuban.

Alhamdulillah hingga saat ini setahun lebih, pembangunan gedung sudah mencapai 90%. Para santri,wali santri dan pengajar TPQ sangat bersyukur karena awal bulan Desember 2020 ini ruang kelas sudah dapat ditempati.

Bangunan TPQ di samping masjid An-Nur. Foto: Laela

Belajar dengan Metode Iqro'

Pembelajaran dibagi atas 5 kelas. Pembagian kelas berdasarkan pada usia. TKA untuk usia PAUD/TK. TPA1 untuk usia 7-8 tahun. TPA2 untuk usia 9-10 tahun. TPA3 untuk usia 11-12 tahun dan TQA untuk 12 tahun ke atas. Pengajar di TPA An-nur antara lain, ustadzah ila, isna dan anggun. Ustad Agus dan Syukur.

Buah kerja keras dan kerjasama warga Karangrejo terwujudlah suatu masjid yang kini berdiri membagggakan warga. Sebagai orangtua tentu sangat berharap anak-anak mereka menjadi lebih baik daalm pengetahuan agama dan umum. Sehingga mereka menjadi generasi yang soleh-soleha bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat.

Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu Yang menciptakan

Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah

Bacalah, dan Tuhanmulah Maha Pemurah

Yang mengajarkan manusia dengan perantara kalam

Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.

(Al-Alaq, 96:1-5)

Penulis: Inayatul Laela, Pengasuh TPQ An-Nur, Karangrejo, Tuban