Memperkenalkan Seni Beladiri Anak-anak (Kid's Martial Arts) Melalui World Kids Carnaval (WKC) Jember 2021

Pencak silat adalah olahraga yang menggabungkan kemampuan olah mental, spiritual, taktik, dan gerak fisik (Syaifullah and Doewes, 2020)..…

Pencak silat diketahui sebagai bagian budaya tradisional Indonesia. Pencak silat dikenal juga dengan istilah seni beladiri (martial art). UNESCO organisasi bagian Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dengan fokus kerja sama pada program pendidikan, ilmu pengetahuan dan budaya, memasukkan seni beladiri sebagai kekayaan budaya yang dilindungi dan dilestarikan.

Pencak silat secara umum digambarkan sebagai perpaduan antara kekuatan fisik (fighting) dan seni perang (martial art) ((McPherson and Pickett, 2010) dalam Syaifullah and Doewes, 2020)). Pencak silat merupakan jenis olahraga yang menggabungkan antara mental, spiritual, seni perang atau taktik, seni dan olah badan (Syaifullah and Doewes, 2020).

Tim Silat WKC 2021 dari Tapak Suci Kids Jember (gambar: Rahmawati)

Tidak hanya di Indonesia, negara-negara lain wilayah Asia mempunyai sejarah panjang tentang seni beladiri dan persebarannya, seperti Tiongkok, Jepang, Malaysia, Vietnam, Korea dan lainnya. Masing-masing negara tersebut mempunyai nama atau istilah tersendiri untuk olah raga ini.

World Kids Carnaval (WKC) 2021 Jember Jawa Timur

Jember mempunyai acara karnaval tahunan yang diprakarsai oleh managemen Jember Fashion Carnaval (JFC). Karnaval ini terinspirasi karnaval yang ada di belahan dunia seperti di Amerika latin, Parade Bunga dan Paris Fashion Week, yang kemudian dipadukan dan diadaptasikan dengan budaya Indonesia. Perhelatan pertama pada 1 Januari 2003 yang merupakan hari Jadi kota Jember (Jawa Timur), kemudian pergelaran dilanjutkan Agustus 2003 berbarengan perayaan tahunan hari kemerdekaan Indonesia.

JFC merupakan karya dari inisiator Dynand Fariz, sehingga berhasil membawa JFC diakui sebagai karnaval terbaik pertama di Asia dan ketiga di dunia. Meskipun pendiri JFC telah berpulang karena sakit pada 2019 tetapi perayaan JFC tahunan berusaha dilanjutkan oleh managemen JFC.

Saat ini ketika dunia dilanda pandemi covid-19, JFC memperkenalkan tema baru bernama World Kids Carnaval (WKC) 2020. Acara ini diselenggarakan secara virtual diselenggarakan bekerjasama dengan Worlds Kids Moseum (WKM) dari Jepang sebagai pencetus pertama WKC virtual. Perhelatan WKC 2021 dengan peserta anak-anak dilakukan dengan pengawasan supaya tetap pada pelaksaan protokol kesehatan. Pertunjukkan dapat ditonton langsung secara streaming di kanal Youtube milik JFC atau membeli tiket dengan kuota terbatas.

Harapan penyelenggara, keadaan pandemi tetap memberi cara atau jalan bagi warga dunia untuk tetap berkarya, meski dengan banyak keterbatasan ruang dan waktu. Terlebih anak-anak yang akan meneruskan generasi tua, mereka perlu terus dibina dan ditumbuhkan bakat kreativitas untuk kehidupan mendatang.

Berbagai pagelaran seni dipertunjukkan pada JFC 2021. Salah satu yang dipertontonkan adalah seni beladiri (martial art) yang telah dikenal masyarakat Indonesia. Selain itu terdapat taekwondo yang berasal dari Korea, dan karate yang dari Jepang, silat Indonesia diwakili oleh Perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

Sejarah Singkat Seni Beladiri Tapak Suci

Tapak Suci merupakan salah satu pencak silat yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Tercatat oleh IPSI sebanyak 840 perguruan silat di Indonesia hingga rentang tahun 1993 dengan naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). IPSI sendiri berdiri di Surakarta, Jawa Tengah pada 18 Mei 1948.

Padepokan Tapak Suci Bina Manggala PIMDA 4 Jember Jawa Timur (gambar: istimewa)

Secara resmi Tapak Suci berdiri di Kauman Yogyakarta pada tanggal 31 juli 1963 sebagai organisasi. Jauh sebelum tahun 1963 sebelum bernama resmi Tapak Suci, salah satu  perjalanan sejarah dipengaruhi oleh figur KH Busyo Syuhada yang lahir 1827 dan bertempat tinggal di pesantren di daerah Binorong, Banjarnegara, Jawa Tengah.  KH Busyo Syuhada menguasai aliran pencak silat Banjaran dan menetang penjajahan oleh VOC Belanda. Murid-murid KH Busyro Syuhada diantaranya yaitu Achyat (H. Burhan), M. Yasin (H. Abu Amar Syuhada), A. Dimyati, M. Wahib, dan Soedirman. Soedirman ini kemudian dikenal sebagai Panglima Besar Jenderal Sudirman.

Tapak Suci Anak-Anak (Tapak suci Kids) Jember

Jember mempunyai wadah senibeladiri untuk anak-anak non-formal (di luar sekolah) di bawah naungan Pimpinan Daerah 4 Tapak Suci Kabupaten Jember bernama Tapak Suci (TS) Kids.

Siswa Tapak Suci Kids PIMDA 4 Jember Jawa Timur (gambar: Rahmawati)

Pengajaran dalam TS Kids diutamakan pada kecintaan untuk bergerak aktif dengan arahan pelatih. Peningkatan kemampuan koordinasi motorik menjadi perhatian pelatihan, karena hal ini yang akan mendasari pemantapan pada tingkat selanjutnya. Kemampuan fighting baru diajarkan kemudian.

Manfaat Pengembangan Bakat Seni Beladiri

Bermain merupakan pekerjaan anak-anak. Melalui bermain anak-anak meningkatkan rasa ingin tahu, meningkatkan rasa percaya diri dan melatih motorik mereka. Sesungguhnya dengan bermain anak-anak melakukan banyak hal seperti, mengawasi, berpikir, mengambil tindakan dalam gerak dengan atau tanpa alat bantu. Malina dan Boucard dalam Montolalu (2009) menyatakan, terdapat 5 perkembangan motorik yaitu kematangan, urutan, motivasi, pengalaman dan praktek.

Gambar 1. Hubungan antara Pengembangan Multilateral dan Pelatihan Spesialisasi (Bompa, 2009 dalam Syaifullah)

Kebanyakan rekrutmen atlet di Indonesia dilakukan berdasar hasil pertandingan saja. Padahal di luar pertandingan masih banyak anak-anak berbakat. Pencarian bakat terpendam masih jarang sekali dilakukan. Keberadaan pelatihan-pelatihan sejenis TS Kids ini akan membuka jalan menumbuhkan atlet-atlet berbakat.

Pencak silat adalah seni beladiri dengan beragam teknik diantaranya adalah teknik pukulan, tendangan, tangkisan, belaan, elakan, sapuan, guntingan, bantingan, hindaran, egosan dan kuncian. Penerapan kurikulum yang baik diperlukan untuk menumbuhkan generasi-generasi baru di dunia persilatan. Demikian pula keberadaan turnamen-turnamen yang sehat sportif akan mencetak pribadi-pribadi yang berkualitas.

Daftar Pustaka

Bompa, T., E. 2009. Periodization: Theory and Methodology of Training 4 th edition . New York:Kendal Hunt Publishing Company.

Bowman, P. 2016. Making Martial Arts History Matter. The International of Journal of International of Sport Vol. 33 nomor 9 page 915-933.

Subardi, M., B.,Sulaiman, S., Setyawati, H., and Syaifullah, R. 2021. Development Model Learning to Train Pencak Silat Tapak Suci. Journal of Physical Education and Sports 10 (3) : 243-249.

Syaifullah, R and Doewes, R., I. 2020. Pencak Silat Talent Test Development. International Journal of Human Movement and Sports Sciences 8(6): 361-368.

Kontributor: Henny Rahmawati dan Luqi Khoiriyah   |   Editor: Luqi Khoiriyah