Saya Punya waktu

Hari-hari pun berjalan, anak-anak tumbuh dewasa dan saatnya menikahkan putra putri, cucu yang didambakan pun dihadirkan. Kesibukan dunia.…

Hari-hari pun berjalan, anak-anak tumbuh dewasa dan saatnya menikahkan putra putri, cucu yang didambakan pun dihadirkan. Kesibukan dunia.

 Waktu yang Allah berikan kepada kita sama

 24 jam perhari

Yang beda adalah pemanfaatannya

Juga masa hidup kita di dunia

Kebanyakan orang merasa kurang dengan 24 jam perhari, sebentar amat tidur saya, mengapa sudah ada adzan subuh...kesibukan sudah menanti

Tapi ada juga 24 jam itu teramat lama sekali....kapan matahari akan terbit....

Sebenarnya saya ingin datang ke pengajian, tapi anak saya masih bayi, repot sekali

Sama, saya juga, tugas di kantor banyak, seperti tidak ada habisnya

Mungkin nanti jika anak-anak sudah besar atau kalau sudah pensiun

Pasti saya banyak waktu luang

Hari-haripun berjalan, anak-anak tumbuh dewasa dan saatnya menikahkan putra putrinya, cucu yang yang didambakan pun dihadirkan olehNya, ternyata kesibukan tidak ada hentinya

Belum lagi di masa lansia Allah uji dengan kesehatan yang mulai menurun. Berkunjung ke Rumah Sakit menjadi kesibukan tersendiri

Lalu saat mana mempersiapkan menuju kepadaNya...

Kontributor: Nurul Qomariyah  | Editor: Luqi Khoiriyah